Arsip Bulanan: Agustus 2010

Bb gemini 100 % baru!

100% new BB GEMINI (2,2) new bold (3.4) second bold kondisi seperti baru (2.7) strom(2.5) hotline service 0361 7942567,256279
Iklan

jual laptop toshiba second

toshiba core 2 duo, memori 1 gb, hardis 200 Gb (5.8) acer dual core, memori 1 gb, hardis 320GB (3.1) axioo celleron(R)dual core, prosesor 1.80ghz, memori 768 mb, hardish 250GB (2.7)

kunjungi alamt kami di jl tk jogading no 34 X

telp 0361 7942567, 256279

menerima service HP

BB second.

SALE BB ! BB 8520= 2.100 BB 9500= 2.500 BB 9000=2.800 BB 8320=1.400 BB 8310=1.300 E71=1.900 E63=1.150

Second laptop segala merk

SALE NOTEBOOK SECOND,BERGARANSI

NOTEBOOK SECOND!!!

ACER CORE 2 SOLO Memory 2 gb.hardisk 320 gb.13 inci. Type 4810 T Rp 3.900.000,-

DELL CORE 2 DUO Memory 2 gb.hardisk 120 GB.prosesor 2.00 ghz Rp 3.700.000,-

ACER DUAL CORE Memory 1 gb.hardisk 320 GB. prosesor 2.20 ghz. Rp 3.500.000,-

EMACHINES DUAL CORE Memory 1 gb.hardisk 250 GB. prosesor 2.20 ghz.Rp 3.300.000,-

ASUS DUAL CORE Memory 2.5 gb.hardisk 320 GB. prosesor 2.20 ghz.Rp 3.600.000,-

ACER  ATOM Memory 1 gb.hardisk 160 GB. Rp 2.100.000,-

ACER  ATOM ( new) Memory 1 gb.hardisk 160 GB. Windows 7. Rp 2.800.000,-

HARDISK EXTERNAL SIAGIT 250 GB Rp 400.000,-

HARDISK EXTERNAL SIAGIT 80 GB Rp 250.000,-

MONITOR LCD LG 19” Rp 950.000,-

CAMERA CANON 10 MP (batt biasa) Rp 800.000,-

Hotline service 0361 256279,7942567

kunjungi & buktikan segera

Bank Indonesia telah melontarkan wacana kemungkinan dilakukan redenominasi rupiah. Redenominasi adalah pengurangan nilai pecahan mata uang tanpa mengurangi nilainya.  Bentuk redenominasi rupiah yang tengah digagas BI adalah menghilangkan tiga angka nol terakhir. Jadi pecahan Rp1.000 akan menjadi Rp1. BI telah melakukan studi banding ke negara-negara yang telah melakukan redenominasi nilai mata uangnya serta Turki dan Rumania. BI menegaskan, redenominasi tidak sama dengan sanering atau pemotongan nilai mata uang. Dalam redenominasi mesti tiga angka nol terakhir dihilangkan, tetapi nilainya tetap sama. Saat ini uang dengan nominal besar seperti sekarang kurang efisien serta merepotkan pembayaran. Karena itu, kebijakan redenominasi tersebut diharapkan akan bermanfaat besar bagi perekonomian yang akan membuat pencatatan dan pembukuan akan lebih efisien.

Namun , bila hal itu dilakukan harus dilakukan ssosialisasi yang mendalam. Bila tidak wacana kemungkinan dilakukannya redenominasi rupiah sangat berbahaya, karena bisa menimbulkan kepanikan masyarakat.  Wacana redenominasi rupiah bisa menimbulkan panik dalam masyarakat kita, karena bisa disalahtafsirkan sebagai sanering atau pemotongan nilai uang.

Redenominasi atau penyederhanaan nominal rupiah bukan karena ada masalah substansi namun lebih ke soal identitas. Redenominasi rupiah dilakukan karena munculnya keresahan atas status rupiah yang ‘lebih rendah’ ketimbang mata uang lainnya. Wacana itu kan dipicu keresahan akan status mata uang kita terhadap dolar, euro, dan uang global lainnya, bukan soal substansi tapi soal identitas. Beberapa ahli berpendapat sebenarnya sampai saat ini  tidak masalah apakah rupiah diredenominasi atau tidak, meskipun jika dilakukan akan lebih bagus.  Artinya jika dilakukan bagus, kalau nggak juga gak apa-apa, karena dengan nominal rupiah seperti saat ini perekonomian Indonesia masih berjalan dengan baik. Jadi, tidak ada masalah yang substansial. Jadi persoalan tentang identitas, masalah substansial tidak ada. Kekuatan mata uang kita relatif stabil, cadangan devisa juga aman, inflasi terjaga, bisa melampaui target, investasi juga tidak ada persoalan. Kinerja ekonomi kita baik. Namun, jika memang diberlakukan, BI harus memerhatikan agar redominasi ini tidak menganggu stabilitas serta tidak menciptakan keresahan masyarakat. Cost benefit dari pencetakan uang baru tersebut harus diperhatikan. Kalau dikatakan perlu atau tidak perlu, selama tidak menganggu stabilitasn nasional, membuat keresahan publik, transaksi, cost benefit dari cetak uang baru kan ini memunculkan nilai sen. Selain itu, BI harus melakukan sosialisasi yang sangat baik sesuai dengan tingkat pendidikan masyarakat Indonesia